Sikap menentukan tindakan. Anda bukanlah sebagaimana yang Anda kira. Apa yang Anda pikir, itulah Anda !
Seorang merasa sedih dan kesal karena melihat bunga mawar itu dikelilingi oleh semak semak berduri
Seseorang yang lain merasa senang dan bersyukur karena diantara semak semak berduri itu terdapat sekuntum bunga mawar
Bila
Anda berpikir bahwa Anda telah ditaklukan, maka sebenarnya Anda telah
kalah. Bila Anda berpikir bahwa Anda tidak mampu, Maka Anda memang lemah.
Bila
anda ingin menang, tapi anda berpikir bahwa Anda tidak bisa menang,
maka pastilah Anda tidak bakal menang. Bila Anda berpikir bahwa Anda
akan menderita rugi, maka Anda akan benar – benar rugi. Karena dimanapun
seluruh jagad ini, Sukses itu hanya berpangkal dari kemampuan seseorang
yang mewujudkan jalan pikirannya. Bila Anda berpikir bahwa kedudukan
Anda akan tersisih dalam masyarakat, maka Anda akan mengalami perlakuan
yang demikian. Karena itu Anda harus yakin benar akan diri Anda sendiri.
Berhati-hatilah
dengan apa yang Anda pikirkan, karena ia bisa menjelma menjadi
kata-kata. Pilihlah kata-kata dengan bijak karena kata-kata Anda akan
mlahirkan tindakan. Waspadalah dengan tindakan Anda karena iaa akan
menjadi kebiasaan. Mawaslah dengan kebiasaan Anda karena kebiasaan bisa membentuk kepribadian, dan kepribadianlah yang akan menghantarkan Anda
kepada keberuntungan atau kebuntungan (kerugian).
Ketika Anda
berpikir sukses, maka pikiran Anda akan bekerja untuk Anda dan membantu
Anda untuk mencari cara dan jalan bagaimana caranya agar Anda sukses dan
terdoronglah Anda untuk melaksanakannya. Sebaliknya ketika Anda percaya
bahwa sesuatu itu tidak mungkin, maka pikiran Anda akan mencari
pembuktian yang membenarkan kenapa sesuatu itu layak untuk dikatakan
tidak mungkin.
Percaya dengan penuh keyakinan akan membuahkan
kekuatan kreatif dan akan senantiasa mencari dan menemukan cara
bagaimana untuk bisa. Percaya dan yakin akan berbuah pikiran membangun
(konstruktif) dan keragu-raguan akan menjadi penghambat kreatifitas dan
Andapun akan mulai berpikir destruktif (pessimis) yang berbuah pada
karakter mudah menyerah, daya juang rendah, menunda, malas dan banyak
alasan.
Anda bisa mencoba kedasyatan kata-kata dalam mempengaruhi
pikiran kepada teman Anda. Bekerjasamalah dengan dua teman Anda. Tanpa
sepengetahuan Anda bertiga, katakanlah kepada seorang teman Anda sebagai
target uji coba, anggap saja namanya Bayu. Katakan pada Bayu, “ Yu kok
kamu hari ini tampak pucat, kamu sakit ya...”, biarkan dia bereaksi apa
adanya, tunggu 10 menit kemudian tugaskan teman Anda yang pertama untuk
mengucapkan kalimat yang sama sebagaimana yang Anda katakan pada Bayu.
Beberapa saat kemudian aturlah teman Anda yang kedua mengucapkan kalimat
yang sama. Lihatlah kejadian berikutnya, bisa jadi teman Anda
benar-benar merasakan sakit dan minta ijin dari aktivitasnya saat itu.
Begitupun sebaliknya kalau Anda mengatakan hal positip pada teman Anda,
misalnya “ Bayu serasi banget bajumu hari ini, kamu tampak keren
deh...”, Coba libatkan teman Anda sebagaimana skenario diatas, maka bisa
dipastikan Bayu akan lebih percaya diri dan senang dinadingkan kalau
Anda bilang, “ Bayu sepertinya bajumu tidak nyambung deh, tidak serasi
amat...”, Mau coba...
Begitulah pengaruh kata-kata pada kita.
Karenanya pandai-pandailah memilih kata-kata positip yang akan memompa
diri Anda, teman Anda dan orang-orang yang Anda temui sehingga suatu
saat nanti Anda akan dikenang sebagai pendongkrak motivasi dan bukan
sebagai penghancur motivasi. Sekali lagi hapuslah kata-kata negatif
dalam kamus kehidupan Anda, dan mulailah dari saat ini ucapkanlah
kata-kata terbaik untuk diri Anda, dan orang lain yang Anda temui.
Bagaimana agar pikiran Anda mampu menemukan gagasan-gagasan kreatif dalam meraih keberhasilan yang Anda idamkan?
Pertama
kali yang harus Anda lakukan adalah serap dan tangkaplah gagasan dan
ide-ide kreatip yang berhamburan dalam pikiran Anda ataupun di sekitar
Anda, jangan biarkan gagasan itu lepas begitu saja. Belajarlah untuk
menyerap hal-hal positip disekitar Anda, temui orang-orang berkarakter
positip yang Anda kenal atau bahkan yang hanya Anda lihat di TV atau di
majalah Anda. Saya yakinkan Anda lambat laun tapi pasti cara berpikir
Anda akan membuahkan gagasan-gagasan positip dan melahirkan aksi
positip. Karena itu tulis dan tuangkanlah gagasan tersebut pada kertas.
Berikutnya tinjaulah gagasan tersebut berdasarkan sudut pandang pikiran
Anda, singkirkan yang menurut Anda tidak bernilai dan arsipkanlah yang
bagi Anda bernilai.
Kedua, pupuklah gagasan bernilai yang Anda
tulis dan hapuskan kata “tidak mungkin” dalam hidup Anda, baik dalam
pikiran ataupun dalam kosa kata Anda. Katakan dengan tegas “ mungkin”
dan yakinlah dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Mustahil adalah
kata mutiara bagi orang-orang yang tidak mau mencoba.
Ketiga,
Tentukanlah apa yang Anda inginkan. Ubahlah gagasan yang merupakan buah
cara berpikir Anda dalam tindakan nyata. Libatkanlah saudara, teman,
kerabat atau orang-orang yang menurut Anda layak untuk menjadi bagaian
dari keinginan (mimpi) Anda. Bersiaplah menanggung konsekwensi nyaman
ataupun tidak menyenangkan dari pilihan tindakan Anda. Resiko senantias
ada. Akan lebih baik gagal karena melakukan dibandingkan tidak pernah
salah apalagi gagal karena memang tidak pernah melakukan apapun.
Ke
empat, evaluasilah apa yang telah Anda lakukan, ambil yang bermakna,
buang yang tak berguna, susunlah puzzle kesuksesan Anda dari hal-hal
positip yang telah Anda kumpulkan, lakukan secara sabar dan
berkesinambungan.
Kelima, hapus kata berhenti dan menyerah dalam
kamus kehidupan Anda, maka tunggulah manusia baru yang diperhitungkan
oleh kawan maupun lawan akan terlahir, dan itu adalah Anda.
Fakta
membuktikan, apapun yang Anda rasakan saat ini bermula dari kata-kata
yang pernah Anda pikirkan, kemudian Anda ucapkan, lalu Anda kerjakan
dengan tindakan nyata, dan jadilah Anda sekarang sebagaimana yang Anda
rasakan saat ini.
sumber: http://www.sugestipower.com/